Harga Batu Bara Stabil, Peluang Penguatan Pasar Energi Kian Terbuka

Senin, 23 Februari 2026 | 09:15:33 WIB
Harga Batu Bara Stabil, Peluang Penguatan Pasar Energi Kian Terbuka

JAKARTA - Pergerakan harga batu bara memasuki pekan baru dengan kecenderungan stabil. 

Setelah melalui dinamika naik dan turun dalam beberapa hari terakhir, pasar kini menanti arah lanjutan komoditas energi tersebut. Pelaku pasar memusatkan perhatian pada peluang harga bertahan di level tinggi atau justru mengalami koreksi lanjutan.

Harga batu bara menunjukkan pergerakan yang minim pada perdagangan selama pekan lalu. Kondisi ini mencerminkan keseimbangan sementara antara tekanan jual dan minat beli di pasar global. Fokus kini tertuju pada proyeksi harga komoditas energi ini untuk perdagangan minggu ini.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan depan tercatat US$116,2 per ton. Angka ini menunjukkan kenaikan tipis sebesar 0,04% dibandingkan dengan posisi hari sebelumnya. Kenaikan tersebut menandai upaya harga untuk tetap bertahan di zona positif.

Sebelum kenaikan tersebut, harga batu bara mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut. Secara kumulatif, koreksi yang terjadi mencapai 0,77%. Tekanan tersebut sempat membawa harga menjauh dari level tertingginya.

Pergerakan Harian dan Tekanan Pasar

Fluktuasi harga dalam beberapa hari terakhir memperlihatkan dinamika pasar yang masih sensitif. Pelaku pasar merespons berbagai sentimen global yang memengaruhi komoditas energi. Meski penurunannya tidak tajam, koreksi dua hari beruntun cukup memberi tekanan psikologis.

Kenaikan tipis pada akhir pekan perdagangan menjadi sinyal penyeimbang. Pergerakan 0,04% memang relatif kecil, namun menunjukkan adanya daya tahan harga. Stabilitas ini menjadi pijakan penting untuk menentukan arah selanjutnya.

Perdagangan batu bara di ICE Newcastle sering menjadi acuan harga global. Kontrak pengiriman bulan depan mencerminkan ekspektasi permintaan jangka pendek. Oleh karena itu, perubahan kecil sekalipun tetap menjadi perhatian pelaku pasar.

Rekap Kinerja Mingguan

Meskipun terdapat kenaikan pada akhir pekan, secara mingguan harga batu bara masih mencatatkan penurunan. Secara point-to-point, harga terkoreksi sebesar 0,43%. Angka ini menunjukkan bahwa tekanan masih membayangi dalam rentang waktu sepekan.

Penurunan mingguan tersebut relatif terbatas dibandingkan fluktuasi harian. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar belum mengalami tekanan besar. Stabilitas relatif tetap terlihat meski arah pergerakan belum sepenuhnya solid.

Level harga saat ini masih berada di dekat US$117 per ton. Posisi tersebut tergolong tinggi jika dibandingkan periode sebelumnya. Kedekatan dengan level ini menjadi indikator penting bagi pelaku pasar.

Posisi Harga di Level Tertinggi

Level US$117 per ton merupakan rekor tertinggi dalam lebih dari satu tahun terakhir. Capaian ini menunjukkan adanya dukungan sentimen positif terhadap batu bara. Permintaan dan ekspektasi pasar menjadi faktor utama yang menopang harga.

Harga yang bertahan di kisaran tersebut mencerminkan kekuatan pasar komoditas energi. Meskipun terjadi koreksi kecil, tren jangka menengah masih relatif kuat. Posisi ini memberi ruang bagi potensi penguatan lanjutan.

Sentimen positif secara umum masih memengaruhi pergerakan harga bahan bakar fosil ini. Dukungan tersebut membantu harga tetap berada di area tinggi. Selama tidak ada tekanan besar, level ini berpeluang dipertahankan.

Prospek Perdagangan Pekan Ini

Memasuki pekan ini, perhatian tertuju pada keberlanjutan stabilitas harga. Pelaku pasar akan mencermati faktor permintaan global dan dinamika pasokan. Perubahan kecil dalam sentimen dapat memicu pergerakan signifikan.

Harga yang tertahan di atas US$116 menjadi titik krusial. Jika mampu bertahan, peluang menuju penguatan kembali terbuka. Namun, koreksi lanjutan tetap menjadi risiko yang perlu diperhitungkan.

Dengan kondisi saat ini, batu bara masih bergerak dalam rentang yang relatif sempit. Keseimbangan antara tekanan jual dan minat beli membentuk pola konsolidasi. Arah selanjutnya akan sangat dipengaruhi respons pasar terhadap perkembangan terbaru di sektor energi.

Pergerakan yang minim sepanjang pekan lalu memberikan gambaran stabilitas sementara. Namun, pasar komoditas dikenal cepat berubah mengikuti sentimen global. Oleh sebab itu, kewaspadaan tetap menjadi kunci bagi pelaku pasar.

Secara keseluruhan, harga batu bara berada dalam fase penantian arah baru. Posisi dekat level tertinggi lebih dari satu tahun menjadi modal penting. Jika sentimen positif berlanjut, prospek penguatan pada pekan ini masih terbuka.

Terkini