BMKG Peringatkan Hujan Lebat Landa Banyak Wilayah

Senin, 23 Februari 2026 | 10:11:47 WIB
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Landa Banyak Wilayah

JAKARTA - Perubahan pola angin dan tekanan udara kembali memengaruhi dinamika cuaca di berbagai wilayah Indonesia. Sejumlah sistem atmosfer terpantau aktif dan berpotensi memicu hujan dengan intensitas tinggi di banyak daerah. 

Kondisi ini mendorong otoritas meteorologi mengeluarkan imbauan kewaspadaan agar masyarakat dan pemerintah daerah bersiap menghadapi dampak cuaca ekstrem, mulai dari hujan lebat, petir, hingga potensi gangguan aktivitas harian.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengidentifikasi kemunculan sistem tekanan rendah dan sirkulasi siklonik yang memicu hujan lebat di wilayah Indonesia. Menindaklanjuti temuan tersebut, BMKG mengimbau masyarakat di 11 provinsi untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Senin.

Prakirawan BMKG, Lintang A.N., memaparkan sistem tekanan rendah terbentuk di Samudra Hindia barat daya Lampung. Pemantauan BMKG juga menemukan keberadaan sirkulasi siklonik di Filipina bagian selatan, Samudra Pasifik utara Papua, dan Kalimantan Barat.

Sistem atmosfer ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang melintasi Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Papua Tengah, hingga Papua.

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi," tutur Lintang dalam siaran BMKG.

Dinamika Atmosfer Picu Cuaca Ekstrem

BMKG menjelaskan bahwa interaksi antara sistem tekanan rendah dan sirkulasi siklonik menciptakan kondisi atmosfer yang mendukung pembentukan awan hujan tebal. 

Pola konvergensi dan konfluensi yang terbentang di sejumlah wilayah memperbesar peluang terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan sangat lebat di titik-titik tertentu. Kondisi ini dinilai dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama di wilayah yang rawan genangan, banjir, serta longsor.

Dalam konteks ini, BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang berlangsung cepat. Hujan lebat yang disertai petir berpotensi mengganggu mobilitas, aktivitas penerbangan, pelayaran, hingga kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala dari sumber resmi.

Sebaran Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Kombinasi dinamika atmosfer tersebut memberikan dampak cuaca yang signifikan di sejumlah daerah. Berikut provinsi-provinsi dan kota-kota besar yang berpotensi hujan lebat pada 23 Februari 2026.

Provinsi yang Berpotensi Hujan Lebat–Sangat Lebat:

Kepulauan Riau

Jawa Tengah

DI Yogyakarta

Jawa Timur

Bali

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Selatan

Sulawesi Barat

Sebaran wilayah ini menunjukkan bahwa potensi hujan lebat tidak hanya terkonsentrasi di satu kawasan, melainkan meluas dari wilayah barat hingga timur Indonesia. Kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya kesiapsiagaan lintas daerah untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang bisa terjadi secara bersamaan di banyak provinsi.

Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Prakiraan cuaca di kota-kota besar menunjukkan variasi intensitas hujan yang perlu diantisipasi masyarakat.

Hujan Petir:

Tanjung Pinang

Jambi

Palembang

Bengkulu

Bandar Lampung

Jakarta

Semarang

Pontianak

Banjarmasin

Tanjung Selor

Denpasar

Kupang

Ternate

Nabire

Hujan Sedang:

Serang

Palangkaraya

Surabaya

Mamuju

Merauke

Hujan Ringan:

Medan

Pangkalpinang

Samarinda

Bandung

Yogyakarta

Mataram

Makassar

Palu

Gorontalo

Manado

Kendari

Sorong

Jayapura

Jayawijaya

Berawan Tebal:

Banda Aceh

Pekanbaru

Padang

Ambon

Manokwari

BMKG mengingatkan bahwa hujan petir dapat disertai angin kencang dalam durasi singkat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau menghindari aktivitas luar ruang saat hujan petir berlangsung dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang atau gangguan listrik.

Imbauan Kesiapsiagaan Bagi Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Senin, 23 Februari 2026.

Masyarakat di wilayah rawan banjir dan longsor diminta lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat. Selain itu, pengguna jalan diimbau berhati-hati karena jarak pandang dapat berkurang saat hujan deras.

Pemerintah daerah diharapkan menyiapkan langkah antisipasi, termasuk memastikan saluran drainase berfungsi baik dan kesiapan tim penanganan darurat. BMKG juga mendorong masyarakat untuk memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi agar dapat menyesuaikan rencana aktivitas harian secara lebih aman.

Terkini