Kapal Ferry

Layanan Kapal Ferry Singkil Gunung Sitoli Kini Semakin Lancar dan Terjadwal

Layanan Kapal Ferry Singkil Gunung Sitoli Kini Semakin Lancar dan Terjadwal
Layanan Kapal Ferry Singkil Gunung Sitoli Kini Semakin Lancar dan Terjadwal

JAKARTA - Aktivitas penyeberangan laut kembali berjalan normal pada Kamis, 5 Maret 2026, dengan layanan ferry yang menghubungkan Singkil dan Gunung Sitoli. 

Rute ini menjadi jalur penting bagi masyarakat yang hendak bepergian antarwilayah kepulauan untuk berbagai keperluan. Kehadiran kapal penyeberangan memberi kepastian mobilitas bagi penumpang maupun distribusi kendaraan dan barang.

Penyeberangan dari Pelabuhan Singkil menuju Pelabuhan Gunung Sitoli, maupun sebaliknya, dilayani dengan Kapal Ferry. Layanan pulang pergi pada rute Singkil–Gunung Sitoli saat ini kembali dilayani oleh kapal KMP Wira Mutiara. Waktu tempuh perjalanan dengan Kapal Ferry tersebut lebih kurang sembilan jam pelayaran.

Keberadaan kapal ini menjadi tumpuan utama masyarakat yang membutuhkan transportasi laut reguler. Jalur tersebut tidak hanya melayani penumpang, tetapi juga kendaraan pribadi serta angkutan barang. Dengan durasi pelayaran yang telah terjadwal, masyarakat dapat memperkirakan waktu perjalanan secara lebih terencana.

Jadwal Keberangkatan dan Kedatangan Kapal

Kepala cabang PT. Wira Jaya Logitama Lines Singkil, Syahnan Habib menerangkan, jadwal pemberangkatan KMP Wira Mutiara rute Singkil – Gunung Sitoli dan sebaliknya untuk Kamis, 5 Maret 2026. 

Informasi ini menjadi acuan penting bagi calon penumpang sebelum menuju pelabuhan. Kepastian waktu berangkat dan tiba membantu menghindari keterlambatan perjalanan.

KMP Wira Mutiara berangkat pukul 10.00 WIB. Keberangkatan dilakukan dari Pelabuhan Singkil dengan tujuan Pelabuhan Gunung Sitoli sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Penumpang diimbau hadir lebih awal untuk proses administrasi dan penataan muatan kendaraan.

Kedatangan kapal dari Pelabuhan Gunung Sitoli ke Singkil dijadwalkan pada pukul 19.00 WIB. Waktu kedatangan ini menyesuaikan dengan estimasi durasi pelayaran sekitar sembilan jam. Dengan jadwal tersebut, arus perjalanan dua arah tetap terjaga dalam satu hari layanan.

Kemungkinan Perubahan Jadwal Pelayaran

Jadwal keberangkatan kapal Wira Mutiara dapat bervariasi, dan perubahan dapat terjadi karena berbagai faktor. Kondisi cuaca di perairan Gunung Sitoli–Singkil menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keselamatan pelayaran. Selain itu, perawatan kapal juga dapat memengaruhi waktu operasional.

Pihak operator senantiasa memprioritaskan keselamatan penumpang dan awak kapal dalam setiap perjalanan. Jika terjadi penyesuaian waktu, informasi biasanya disampaikan kepada calon penumpang melalui pihak terkait di pelabuhan. Oleh karena itu, masyarakat disarankan memastikan kembali jadwal sebelum hari keberangkatan.

Faktor alam di wilayah perairan kerap menjadi tantangan tersendiri dalam transportasi laut. Gelombang tinggi maupun cuaca ekstrem dapat menyebabkan penundaan sementara. Meski demikian, layanan tetap diupayakan berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Rincian Tarif Penumpang dan Kendaraan

Adapun tarif lintasan atau tiket Singkil–Gunung Sitoli untuk penumpang dewasa sebesar Rp 52 ribu. Tarif untuk bayi ditetapkan sebesar Rp 5 ribu sesuai ketentuan yang berlaku. Harga tersebut memberikan pilihan transportasi laut yang relatif terjangkau bagi masyarakat.

Untuk kendaraan, golongan I atau sepeda dikenakan tarif Rp 54 ribu. Golongan II yakni sepeda motor 500 CC dikenakan tarif Rp 101 ribu. Golongan IV atau kendaraan penumpang dipatok Rp 879 ribu, sedangkan kendaraan barang sebesar Rp 721 ribu.

Penetapan tarif tersebut mencerminkan klasifikasi kendaraan berdasarkan jenis dan kapasitas angkutannya. Biaya ini sudah disesuaikan dengan layanan penyeberangan yang tersedia. Dengan adanya rincian tarif, calon pengguna jasa dapat memperkirakan kebutuhan biaya perjalanan sejak awal.

Peran Operator dalam Layanan Penyeberangan

Seperti diketahui, PT. Wira Jaya Logitama Lines adalah Ship Owner dan Operator Kapal penyeberangan di Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang transportasi kapal angkutan penyeberangan yang berfungsi menghubungkan jalan atau daratan yang dibatasi oleh perairan. 

Peran tersebut sangat penting dalam menghubungkan pulau-pulau untuk memfasilitasi pergerakan penumpang dan kendaraan beserta muatannya.

Kehadiran operator ini memperkuat konektivitas antarwilayah kepulauan yang bergantung pada transportasi laut. Dengan armada yang beroperasi secara terjadwal, mobilitas masyarakat menjadi lebih terjamin. Aktivitas ekonomi antarwilayah pun ikut terdorong melalui kelancaran distribusi barang.

Layanan ferry Singkil–Gunung Sitoli pada Kamis, 5 Maret 2026, kembali menegaskan pentingnya transportasi laut bagi masyarakat kepulauan. Jadwal keberangkatan pukul 10.00 WIB dan kedatangan pukul 19.00 WIB menjadi acuan utama perjalanan hari itu. 

Dengan tarif yang telah ditetapkan serta durasi pelayaran sekitar sembilan jam, masyarakat dapat merencanakan perjalanan secara lebih pasti dan nyaman.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index