Jerawat Pustula

Kenali Jerawat Pustula Penyebab Gejala Dan Cara Mengatasinya

Kenali Jerawat Pustula Penyebab Gejala Dan Cara Mengatasinya
Kenali Jerawat Pustula Penyebab Gejala Dan Cara Mengatasinya

JAKARTA - Masalah jerawat merupakan salah satu gangguan kulit yang paling sering dialami oleh banyak orang. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada remaja, tetapi juga bisa dialami oleh orang dewasa. 

Meski terlihat sebagai masalah kulit yang umum, ternyata jerawat memiliki berbagai jenis dengan karakteristik yang berbeda.

Banyak orang menganggap bahwa semua jerawat dapat diatasi dengan cara yang sama. Padahal kenyataannya, setiap jenis jerawat memiliki penyebab dan cara penanganan yang berbeda. 

Jika salah dalam melakukan perawatan, kondisi jerawat justru bisa semakin parah dan meninggalkan bekas pada kulit.

Salah satu jenis jerawat yang cukup sering muncul adalah jerawat pustula. Jenis jerawat ini biasanya terlihat lebih meradang dibandingkan jerawat biasa karena memiliki kandungan nanah di dalamnya. Bentuknya yang menonjol dan berwarna kemerahan membuatnya cukup mengganggu penampilan, terutama jika muncul di area wajah.

Agar dapat menangani masalah ini dengan tepat, penting untuk memahami terlebih dahulu apa itu jerawat pustula, bagaimana gejalanya, penyebabnya, hingga cara mengatasinya.

Mengenal Jerawat Pustula Pada Kulit

Banyak orang yang mengira semua permasalahan jerawat bisa diatasi dengan cara yang sama. Padahal, ada beberapa jenis jerawat yang membutuhkan treatment berbeda. Salah satu jenis jerawat yang paling sering muncul adalah jerawat pustula.

Jerawat pustula merupakan jenis jerawat yang ada nanahnya. Biasanya, jerawat ini tampak meradang dan kemerahan disertai dengan warna putih di tengahnya. Meski bisa sembuh sendiri, tetapi jika kondisinya cukup parah maka perlu penanganan yang tepat.

Dilansir Medical News Today, pustula merupakan jenis jerawat yang berisi nanah berwarna kekuningan. Ukuran jerawat ini lebih besar dari komedo putih dan komedo hitam. Jika dilihat, jerawat pustula muncul berbentuk benjolan merah dengan bagian tengah yang berwarna putih.

Seringkali kulit di sekitarnya menjadi merah dan meradang. Bukan hanya di wajah, tetapi jerawat pustula juga bisa muncul di berbagai bagian tubuh lainnya. Bahkan dalam beberapa kasus, jerawat ini dapat muncul secara berkelompok di area kulit yang sama.

Gejala Yang Umum Terlihat Pada Jerawat Pustula

Meski bisa muncul di mana saja, kebanyakan jerawat jenis ini muncul di area tubuh yang berminyak. Selain wajah, bagian leher, punggung, hingga dada juga menjadi area yang cukup sering ditumbuhi jerawat pustula.

Gejala umum jerawat pustula sebenarnya cukup mudah dikenali. Pada awal kemunculannya, jerawat ini biasanya terlihat sebagai benjolan kecil di permukaan kulit.

Benjolan tersebut memiliki warna kemerahan dengan bagian tengah yang berwarna putih kekuningan. Warna putih tersebut berasal dari nanah yang terbentuk di dalam jerawat.

Selain itu, jerawat pustula juga sering menimbulkan rasa nyeri ketika disentuh. Area kulit di sekitarnya biasanya tampak meradang dan terasa sensitif.

Jika tidak ditangani dengan baik, jerawat pustula dapat bertahan cukup lama di kulit dan berpotensi meninggalkan bekas.

Penyebab Munculnya Jerawat Pustula

Penyebab utama timbulnya jerawat pustula adalah pori-pori kulit yang tersumbat. Penyumbatan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti minyak berlebih, bakteri, maupun sel kulit mati.

Ketika pori-pori tersumbat dan mengalami kerusakan pada dindingnya, maka peradangan dapat terjadi. Proses inilah yang kemudian memicu munculnya jerawat pustula di permukaan kulit.

Tak heran jika ukuran jerawat pustula cenderung lebih besar dibandingkan komedo putih maupun komedo hitam.

Selain penyumbatan pori-pori, jerawat pustula juga dapat dipicu oleh beberapa faktor lain. Salah satunya adalah jenis psoriasis tertentu yang dapat memicu munculnya jerawat berisi nanah.

Perubahan hormon juga menjadi faktor yang cukup berpengaruh. Kondisi seperti masa pubertas, kehamilan, menopause, hingga perubahan pola diet dapat memicu munculnya jerawat pustula.

Sedangkan nanah yang terdapat di dalam jerawat muncul sebagai respons alami tubuh. Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh berusaha melawan bakteri dan kotoran yang masuk ke dalam pori-pori. Nanah tersebut terdiri dari sel darah putih mati yang merupakan bagian dari proses pertahanan tubuh.

Cara Mengatasi Dan Mencegah Jerawat Pustula

Meski terlihat cukup mengganggu, jerawat pustula sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun karena sering muncul di area wajah, banyak orang merasa tidak nyaman dengan kehadirannya.

Untuk membantu mempercepat proses penyembuhan, beberapa metode perawatan bisa dilakukan. Salah satunya adalah menggunakan perawatan topikal seperti krim atau gel yang dijual bebas.

Produk tersebut biasanya digunakan sebagai spot treatment yang diaplikasikan langsung pada titik munculnya jerawat. Bahan aktif yang sering digunakan untuk mengatasi jerawat antara lain salicylic acid, benzoil peroksida, retinoid, atau adapalene.

Selain itu, jerawat pustula yang cukup parah juga dapat ditangani dengan oral treatment berupa antibiotik. Contoh obat yang sering digunakan antara lain tetracycline, erythromycin, minocycline, dan doxycycline. Penggunaan obat ini biasanya memerlukan resep dokter.

Dalam beberapa kasus yang lebih serius, dokter juga dapat merekomendasikan terapi fotodinamik. Prosedur ini menggabungkan cahaya dan larutan khusus untuk mengecilkan kelenjar minyak pada kulit serta mengurangi produksi minyak di dalam pori-pori.

Selain pengobatan, langkah pencegahan juga sangat penting untuk menghindari munculnya jerawat pustula di kemudian hari. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah jerawat pustula.

1. Jaga agar kulit tetap bersih dan bebas minyak.
2. Gunakan sunscreen, pelembap, dan riasan noncomedogenic sehingga tidak memicu jerawat.
3. Keramas secara teratur supaya mencegah munculnya jerawat di kulit kepala.
4. Mandi setelah melakukan aktivitas fisik yang berat untuk menghilangkan minyak dan keringat.

Jerawat pustula merupakan salah satu masalah kulit yang cukup umum terjadi dan dapat dialami oleh siapa saja. Meski sering terlihat meradang dan mengganggu penampilan, kondisi ini sebenarnya dapat diatasi dengan perawatan yang tepat.

Dengan memahami penyebab, gejala, serta cara pencegahannya, kamu dapat menjaga kesehatan kulit dengan lebih baik. Jika jerawat pustula muncul dalam kondisi yang cukup parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index